KIR (bahasa Belanda = KEUR) merupakan kumpulan rangkaian kegiatan untuk melakukan uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya, khususnya bagi kendaraan yang membawa angkutan penumpang dan barang.

Visi

Sampang hebat bermartabat

Misi

  • Meningkatkan Pelayanan yang Profesional, Handal dan Akuntable
  • Peningkatan Kompetensi Penguji yang Berkualitas
  • Meningkatkan Standarisasi Keselelamatan Kendaraan Bermotor

HAK DAN KEWAJIBAN PENYEDIA LAYANAN

HAK PENYEDIA LAYANAN

  1. Membuat peraturan yang berlaku sesuai dengan ketentuan di unit pengujian kendaraan bermotor.
  2. Membuat perlindungan keselamatan dalam melaksanakan tugas.
  3. Menolak banding pengguna layanan apabila secara teknis tidak dapat dipertanggung jawabkan.
  4. Menggali inovasi-inovasi yang bisa meningkatkan mutu pelayanan.
  5. Menolak pengguna layananyang mengguna calo.
  6. Menarik dan menyetor retribusi sesuai Perda No.05 Tahun 2011

KEWAJIBAN PENYEDIA LAYANAN

  1. Menyusun dan menetapkan standart pelayanan
  2. Memberikan informasi pelayanan kepada pengguna layanan tentang masalah waktu penyelesaian prosedur, persyaratan dan biaya jasa layanan
  3. Memberikan pelayanan sesuai motto dengan upaya untuk mewujudkan janji layanan
  4. Memberikan hasil uji berupa Buku Uji dan Tanda Uji.(Cat samping/Stiker dan Plat Uji)
  5. Melaksanakan pelayanan sesuai standart pelayananan yang ditetapkandan berkualitas sesuai dengan azas penyelenggaraan pelayanan public
  6. Menyediakan sarana prasaranan dan fasilitas pelayanan
  7. Menempatkan pelaksana/tenaga yang kompeten dan berkualitas
  8. Memberikan pertanggung-jawaban atas pelaksana layanan

HAK DAN KEWAJIBAN PENGGUNA LAYANAN

Hak Pengguna Layanan

  1. Memperoleh informasi mengenai pelayanan dan peraturan yang berlaku di pengujian kendaraan bermotor
  2. Mengetahui kebenaran isi standar pelayanan yang bemotor
  3. Mendapatkan pelayanan yang berkwalitas sesuai dengan azas dan tujuan pelayanan
  4. Kepastian prosedur, waktu dan besarnya biaya
  5. Memperoleh informai mengenai sarana dan prasarana di pengujian bermotor
  6. Memperoleh layanan administrasidan teknis pengujian
  7. Memperoleh informasi mengenai dimensi kendaraan, daya angkut tekanan sumbu terberat
  8. Menyampaikan keluhan, saran dan kritik atas pelaksanaan pengujian kendaraan

Kewajiban Pengguna Layanan

  1. Berpartisipasi aktif untuk mematuhi peraturan dalam penyelenggaraan pengujian
  2. Mengikuti alur pelayanan yang telah ditentukan
  3. Ikut menjaga terpeliharanya saran, prasarana dan fasilitas pengujian kendaraan bermotor
  4. Ketetapan waktu dalam pendaftaran dan pelaksaan uji
  5. Mematuhi persyaratan uji yang telah ditetapkan
  6. Membayar retribusi sesuai dengan klasifikasi kendaraan yang telah di tetapkan perda No. 05 Tahun 2011.

PROSEDUR DAN PERSYARATAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR

Pengujian Kendaraan Bermotor Baru

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Copy surat sertifikat Uji Tipe
  3. Sertifikat registrasi Uji Tipe yang telah diregistrasi oleh DIRJEN
  4. Copy faktor kendaran bermotor
  5. Copy surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB)
  6. Copy Tanda Jati diri pemilik kendaraan (KTP / SIM)
  7. Tanda bukti pelunasan biaya uji
  8. Gesekan nomor rangka dan nomor mesin
  9. Ijin usaha, Ijin treyek (Khusus angkutan orang)
  10. Surat Tera dari Dinas Perindag (Khusus untuk Mobil Tangki)
  11. Rekomendasi Peruntukan (Umum / Tidak Umum)

Pengujian Kendaraan Bermotor Bersekala (Reguler)

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Sopy Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB)
  3. Copy Tanda Jati diri pemilik kendaraan (KTP / SIM)
  4. Buku Uji (Keur) dan Copy Buku Uji (Keur)
  5. Tanda bukti pelunasan biaya uji
  6. Gesekan nomor rangka dan nomor mesin dan No. Uji Berkala
  7. Ijin usaha, Ijin trayek (khusus anggutan orang)
  8. Surat Tera dari Dinas Perindag (Khusus untuk Mobil Tangki)

Numpang Uji (Masuk/Keluar)

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Copy STNKB
  3. Copy Tanda Jati diri pemilik kendaraan (KTP / SIM)
  4. Buku Uji (Keur) dan Copy Buku Uji (Keur)
  5. Tanda bukti pelunasan biaya Uji / rekomendasi bila keluar
  6. Gesekan nomor rangka dan nomor mesin dan No. Uji Berkala
  7. Ijin usaha, Ijin trayek (khusus anggutan orang)
  8. Surat Tera dari Dinas Perindag (Khusus untuk Mobil Tangki)
  9. Surat Numpang Uji dan tanda pelunasan dari Dinas Perhubungan ke Tujuan Numpang Uji Berkala. Sebaliknya bila keluar

Mutasi (Masuk/Keluar)

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Surat Mutasi Uji Keluar dari Dinas Perhubungan
  3. Surat Mutasi Uji masuk dari Dinas Perhubungan Asal Domisili. (Masuk)
  4. Penyerahan Dokumen Kepemilikan Ranmor Wajib Uji kepada Pemilik atau Kuasa Pemilik Ranmor(Keluar)
  5. Dokumen Kepemilikan Ranmor Wajib Uji dari Asal Domisili (Masuk)
  6. Pemilik membayar segala kewajibannya sebelum disetujui kendarannya untuk dimutasikan / didaftarkan

Perubahan Spesifikasi Teknik

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Persyaratan administrasi sesuai dengan Persyaratan Pengujian Berkala Pertama, dan Dokumen yang ada wajib dirubah kecuali Nomor Rangka, Nomor Uji dan Nomor Mesin.
  3. Membayar Biaya Pengujian Berkala

Penghapusan Kendaraan

  1. Surat permohonan pendaftaran
  2. Surat Persetujuan penghapusan bagi kendaraan Milik Instansi
  3. Copy BPKB dan STNKB
  4. Membayar Biaya Penghapusan Ranmor
  5. Gesekan Nomor Rangka, Nomor Mesin dan Nomor Uji (Apabila Kendaraan Wajib Uji)

Standard Operational Procedure